kura-kura




Halo semuanya ,anda ingin memelihara atau membeli kura-kura tapi masih ragu karena tidak memahami karakteristik,cara merawat dan berbagai macam penyakit yang mungkin bisa menyerang kura-kura kesayangan anda.

Memelihara kura-kura memang sangat menyenangkan ,ada berbagai macam jenis kura-kura yang dipelihara oleh para hobies,salah satunya yang paling sering dipelihara adalah jenis kura-kura darat,sulcata.Kura-kura ini memiliki warna dan corak cangkang (karapas) yang sangat cantik .jadi wajar begitu banyak peminatnya.

Jenis lain yang juga sangat digemari oleh para pecinta kura-kura adalah jenis kura-kura RES(red ear slider) atau biasa di sebut kura-kuira brazil,Tapi tahukah kamu penyakit apa saja yang bisa terdapat pada kura-kura secara umum,berikut ini akan kita bahas berbagai macam penyakit kura-kura,khususnya penyakit yang sering dialami oleh kura-kura air(turtle) adapun pembahasan untuk penyakit yang dialami kura darat (tortoise) akan dibahas pada artikel berikutnya,,
Cekidot…

1.jamur
Penyakit kura-kura ini biasa terjadi karena air yang kotor disebabakan jarang mengganti air (water change),kondisi kura-kura yang terkena jamur biasanya Nampak bintik-bintik putih di sekitar kaki tempurung bagian bawah,leher hingga kepala.

Cara penanganan :
Untuk mengobati kura-kura anda yang terkena jamur ,maka jemurlah kura-kura tersebut tiap pagi antara jam 7- jam 11 selama 15 atau 20 menit secara rutin.
Ritual berikutnya yang harus dilakukan adalah merendam kura-kura tersebut ke dalam larutan/air yang sudah dicampur dengan obat anti jamur khusus kura-kura atau obat jamur yang biasa digunakan pada ikan hias seperti merk matline blue,acrivlafine dan lain-lain ,yang mana merk2 tersebut sangat mudah dijumpai dan dibeli di toko2 ikan hias di kota anda.

Cara lain yang bisa anda lakukan adalah merendam kura-kura dengan larutan garam ikan,kemudian yang juga tidak kalah pentingnya adalah menyikat bagian kura-kura yang terkena jamur,sikatlah hingga jamur hilang bdari lubang/bercak pada tempurung kura-kura,apabila jamur terdapat pada bagian kulit seperti kaki ,leher atau kepala ,maka anda tidak perlu menyikat nya karna akan membuat sakit dan tidak nyaman pada kura-kura,
Sebagai gantinya …keringkanlah badan kura2 yang terkena jamur dengan cara di dry dock,habiskan waktu kura2 selama seharian pada wadah yang kering,terutama di malam hari,ini membantu mempercepat penyembuhan jamur pada kura-kura,karna apabila bagian yang terkena jamur terus menerus basah oleh air,akan membuat jamur sulit untuk dihilangkan.

Pada saat di dry dock sebelum istrahat bagi kura2 ,teteskanlah betadine pada jamur kura-kura yang terdapat pada bagian yg lunak seperti kaki,leher dan kepala,tunggu 10-15 menit,biarkan obat merah tersebut merasuk kedalam luka/jamur kura-kura,kemudian bersihkan badan kura-kura,basuh dengan air hingga bersih dan kura2 siap untuk di dry dock dalam peristrahatannya di malam hari.,

2.flu/pilek
Ya anda tidak salah membaca judul,hehe….salah satu penyakit yang paling sering dialami kura-kura adalah pilek,penyakit ini sangat berbahaya bagi kura-kura karena akan memicu terjadinya penyakit mematikan yakni Runny Nose Syndrome apabila tidak segera diobati.

Gejala penyakit pilek/flu pada kura-kura yaitu ditandai dengan keluarnya gelembung2 kecil pada hidung,disertai dengan suara "ngorok" dari mulut kura-kura,yang mana hal itu terjadi karena lubang hidung tersumbat oleh lendir sehingga kura-kura susah bernapas.

Penanganan:
Pada umumnya penyakit pilek ini bisa diobati dengan pemberian salep gentamycin/terramycin pada (dioleskan) hidung,lakukan tiap hari sekali secara rutin,sambil dijemur +- 15 menit sehari tiap pagi,serta lakukan dry dock pada kura2 .

yaitu menempatkan kura-kura pada wadah/kandang yang kering tiap malam dan pada siang harinya cukup beri air pada wadah kura-kura sebatas kaki nya saja,hal ini agar kura-kura tidak kedinginan namun cukup air untuk menjaga tubuh dari dehidrasi(kekurangan cairan),

3. Infeksi Mata Gejala kura-kura terserang penyakit ini adalah kura-kura selalu menutup matanya, membengkak dan akhirnya tidak mau makan.Infeksi ini disebabkan karena air yang kotor atau kekurangan vitamin A. Biasanya perawatan yang diberikan melalui obat tetes air mata Genoptic (gentamycin) atau obat mata terracortril.

Infeksi ringan bisa di sembuhkan dengan salep mata Neomycin atau Chloramphenicol. Ketika anda melihat adanya pembengkakan parah pada alis mata biasanya ada infeksi bakteri, untuk kasus ini antiobiotik diperlukan. Namun bila kondisi tidak segera membaik, bawalah hewan Anda ke dokter hewan.

4. Infeksi Saluran Pernapasan (Respiratory Infection) Gejala yang paling jelas diketahui jika kura kura terserang penyakit ini adalah cara berenang yang tidak teratur misalnya berenang membentuk lingkaran, berat sebelah, bahkan berenang terbalik. Gejala ini disebabkan oleh cairan berlebih di paru-paru. Jika Kura-kura menunjukkan gejala-gejala tersebut hal yang pertama kali bisa dilakukan adalah menaikkan suhu aquarium (sekitar 3-5 °C), karantina yang sakit, dan ganti air aquarium.

Kemudian bantuan dokter hewan sangat diperlukan apabila mereka menunjukkan gejala ini. Semakin cepat diperiksa, semakin besar kesempatan mereka dapat pulih.

5. Radang paru-paru (Pneumonia) Ciri-ciri umum pneumonia adalah mulut terbuka dan menutup untuk bernafas, leher memanjang dan sedikit mengangguk karena kesulitan bernafas, terdapat cairan lendir pada lubang hidung dan mulut, (bisa kasat mata bisa juga tidak karena lendir terlalu kental), kaki lemah untuk masuk ke dalam tempurung, mulut dan mata terlihat kering, stress/depresi, menolak untuk makan dan lebih sering berjemur.

Bila Anda melihat kura-kura anda mengalami gejala tersebut maka kura anda dipastikan mengalami Pneumonia.

Pertolongan secepatnya untuk menyelamatkan kura-kura yang terkena pneumonia sangatlah penting, penanganan pertama adalah dengan menyuntikkan antibiotik Enrofloxacyn karena penundaan beberapa jam saja bisa berakibat fatal.

Namun ada baiknya bila anda segera membawa ke dokter hewan secepatnya.